Rabu, 21 Mei 2008

Sebuah Langkah Pembuka

Teman-teman semua,

Tak lama lagi saya akan memulai sebuah proyek penulisan buku baru. Ini akan menjadi karya nonfiksi saya yang pertama. Embrio dari buku ini sesungguhnya sudah diperkenalkan sejak dua tahun lalu dalam bentuk potongan-potongan artikel lewat blog Dee-Idea, dan akhirnya mengkristal dalam sebuah buku bertemakan lingkungan yang akan diberi judul “Berubah Dari Rumah”.

“Berubah Dari Rumah” akan berbicara tentang lima pilar perubahan yang bisa kita lakukan dari rumah sendiri demi menyelamatkan Bumi dan peradaban, serta menyelaraskan hubungan antara keduanya.

Namun, saya ingin melakukan sesuatu yang agak berbeda. Saya ingin mengajak teman-teman untuk berandai-andai bersama. Mengapa? Meski saya selalu menekankan perubahan yang realistis adalah perubahan internal dan bukannya menuntut perubahan eksternal yang tak bisa kita kendalikan, saya tetap merasa perlu ada ruang yang proporsional bagi kita untuk melontarkan idealisme. Dan dalam “andai-andai” itu niscaya kita bisa menemukan banyak ide cemerlang yang bisa dikompilasikan, didiskusikan, dan siapa tahu, bisa berguna bagi mereka yang terinspirasi. Halaman “andai-andai” ini akan saya muat dalam buku saya kelak, mengatasnamakan kita semua. Untuk itu, sebelumnya saya memohon izin dari teman-teman.

Caranya mudah. Setiap kali Anda punya ide, silakan isi di kolom komentar seperti biasa (yang mana pun dan kapan pun), dan akan saya pindahkan secara berkala menjadi sebuah posting supaya bisa dilihat bersama. Judul dari halaman “andai-andai” tersebut adalah:

“Andai Saya Bisa Mengatur Kebijakan Lingkungan di Indonesia,
Saya Akan...”


Silakan beraspirasi. Dan selamat mengikuti perjalanan ini,

~ D ~

49 komentar:

  1. Memasyarakatkan penggunaan Bio bag..

    BalasHapus
  2. “Andai Saya Bisa Mengatur Kebijakan Lingkungan di Indonesia,
    Saya Akan...”

    Membuat peraturan untuk menyortir acara tv... "No stupid sinetrons and reality shows allowed!"

    Dan, yah... Hukuman menanam pohon seumur hidup buat para pembalak liar itu ide yang sangat bagus! :D

    BalasHapus
  3. 1. Mewajibkan setiap kota/kabupaten memiliki lahan sebagai sentra pengembangan hayati dan jantung kota. Semacam kebun raya.
    2. Mendirikan Institut Medikal Organik Indonesia (kampus, pusat penelitian dan industri terapan) untuk mengembangkan industri medis dan pengobatan berdasarkan sumber daya organik. Jadi jamu, resep tradisional, termasuk ilmu dari apotik hidup, dikembangkan. Seharusnya bisa jadi local genius Indonesia yang punya warisan pengetahuan tentang ini dan berkekayaan hayati. Bodoh kalo lagi-lagi kita menekankan industri yang ikut-ikutan tren dunia.
    3. Kurikulum Ilmu Lingkungan di kelas 1 SD.
    4. Bangunan didirikan min.4 meter dari badan jalan. Jadinya: Jalan-taman berpohon-trotoar-bangunan. Kalo gak salah peraturan tentang ini udah ada, tapi gak dianggap ada.

    Teh, di Gedebage jadi dibangun PLTSa? What do yo think? Aku gak banyak ngerti masalah ini.

    BalasHapus
  4. Melakukan edukasi ttg pentingnya menjaga lingkungan hidup untuk kelangsungan hidup manusia di setiap keluarga (Wajib)-- menyadarkan setiap anggota keluarga tak terkecuali pekerja rumah tangganya untuk mengambil peran walau kecil seperti mengelola sampah rumah tangga dengan tepat.

    BalasHapus
  5. wah mbak dee..
    lah supernovanya kapan doong?
    saya sudah SANGAT2 GAK SABAR loh nunggu..
    cepetan doong..
    T_T

    btw, salam kenal..

    BalasHapus
  6. andai aku bisa mengatur kebijakan lingkungan di indonesia, aku akan membatasi hak kepemilikan kendaraan pribadi maksimal 1 unit untuk tiap KK.

    BalasHapus
  7. 1. Membuat CBD hanya khusus untuk sepeda, pejalan kaki dan kendaraan umum

    2. Mengadakan kompetisi pekarangan paling cantik tingkat apartemen / rumah / desa / kota

    3. adakan perlombaan menggunakan energi paling rendah / efisien dengan hadiah mobil Hybrid

    4. Mendukung bisnis yang bersifat vegetarian

    5. Mencari nilai-nilai dalam agama lain (selain Hindu) yang mendukung pola hidup 'nyepi' and less consumption.

    6. Meningkatkan kesejahteraan rakyat dengan pertanian organic untuk di ekspor

    7. Kurangi penerbitan buku supaya konsumsi kertas berkurang, dan perbanyak akses internet

    8. Promosikan membawa kantung belanja sendiri (non-plastik) sebagai gaya hidup di kalangan remaja + orang tua

    9. Mencari furniture tua, diperbaiki dan dijual dengan embel-embel Retro design / recycle furniture / green furniture

    10. bawa Indonesia ke forum internasional dan membuktikan bahwa kita PUN mengambil bagian untuk mencegah global warming

    cheers,

    Rudy Gunawan

    BalasHapus
  8. - kurangi waktu buka mall dan pusat perbelanjaan sejenis yang menghabiskan banyak listrik untuk pencahayaan, AC, lift, eskalator, dsb.
    - kurangi penggunaan lift dan eskalator untuk gedung yang memiliki kirang dari 5 lantai. ayo kita kurangi lemak di perut dengan mendaki tangga.
    - mewajibkan penduduk untuk hanya memakai kendaraan bermotor dengan mesin maksimal 1000cc, demi penghematan bahan bakar fosil dan pengurangan polusi udara

    BalasHapus
  9. biasakan diri untuk tidak buang sampah sembarangan. even itu cuman bungkus permen.
    daur ulang semua barang yang bisa didaur ulang, apapun, sebelum berahir di tong sampah.
    makasih buat para pemulung yang mulungin sampah.

    BalasHapus
  10. “Andai Saya Bisa Mengatur Kebijakan Lingkungan di Indonesia,
    Saya Akan...”

    Mewajibkan guru-guru di mulai tingkat TK, SD, SMP,SMA sampai perguruan tinggi (dosen) untuk ditatar SOFT SKILLS. Kenapa soft skills? Visit http://illah-sailah.co.cc

    BalasHapus
  11. Mulai hal sederhana:
    1.Biasakan buang sampah pada tempatnya
    (klo bungkus permen dikantongin dulu, klo tempat minum disimpan di tas,lebih baik lagi sediakan 'tempat sampah darurat' di tas kita :D)

    2.Jangan terima plastik belanjaan lagi, selama plastik yang sebelumnya masih muat

    3.Please..sediakan ruang hijau di rumah(setuju dengan arya: Beri sanksi tegas pada pembangun yang tidak menyediakan ruang hijau di bangunan yang didirikannya)

    4.MAtikan kran wastafel saat kita membasuh tangan dengan sabun. Menghemat 1 menit pengeluaran air..

    BalasHapus
  12. Jika saya bisa mengatur kebiJANAKAan lingkungan:
    1. menutup semua PLTU dan menggantikan dengan 5 reaktor nuklir (sumatra,jawa,kalimantan,sulawesi& papua)
    2.mengganti semua angkot & Kopaja dengan Mini-KRL.
    3.Menghapus Angkutan Truk Barang antar kota dengan aktivasi KA-Barang.
    4. Semua alat transportasi publik harus bertenaga listrik.
    5. Semua lampu penerangan rumah tangga harus bertenaga surya (APBN wajib menyediakan anggaran,jika tidak sy akan bubarkan DPR)
    6. 40%luas dari Wilayah suatu pemerintahan harus berupa Hutan Kota.
    7. setiap wilayah RW wajib memiliki instalasi pendaur ulang air mandi & cuci, serta instalasi pendekomposisian kotoran manusia.
    8. setiap 1 orang yang lahir, orang tuanya wajib menanam 1pohon dan berhak menamai pohon tsb sama dengan nama si anak.
    9. pembatasan pemakaian bahan kayu untuk segala keperluan.
    10. pelarangan kepemilikan kendaraan berbahan bakar fosil.
    11. pelarangan penggunaan pengeras suara untuk seluruh rumah ibadah, suara hanya cukup terdengar didalam gedung saja.
    12. pelarangan penggunaan nada dering Hp, cukup getar saja.
    13. Tower bersama, operator telekomunikasi dan penyiaran dilarang mendirikan tower secara tunggal, 1 tower dipakai bersama-sama aj.
    14. membuang sampah sembarangan dikenai sanksi pemotongan gaji selama 1 minggu dan harus membawa kemanapun sampah tsb.
    15. mencederai pepohonan sengaja/tidak sengaja dikenai sanki harus memeluk pohon tsb sambil mengeluarkan yel "penyesalan" (lama hukuman: luas kerusakan bagian pohon X jam)
    16. pelarangan industri yang tidak ramah lingkungan.

    wah...kayanya ga bakal jd penetu kebijakan neh.

    BalasHapus
  13. 1. menaikkan pajak mobil mewah setinggi tingginya
    2.

    BalasHapus
  14. meniadakan fungsi stand-by pada semua alat elektronik yang beredar deasa ini...

    BalasHapus
  15. aq setuju dengan kata2 "perubahan internal dan bukannya menuntut perubahan eksternal"
    Seandainya qta semua mau berpikir sama, nyamannya dunia ini

    BalasHapus
  16. early rahmwati1 Agustus 2008 16.41

    Saya akan :
    1. Mendorong pembangunan trotoar (untuk pejalan kaki)dan tempat khusus bagi pengendara sepeda.
    2. Menggalakkan pembuatan tempat umum/taman untuk publik 24 jam dan gratis
    3. Mendorong membuat air minum gratis di pinggir jalan dan taman-taman
    4. Memilah sampah dan membuat komposter sendiri, pokoknya penanganan sampah dapat dilakukan mulai dari rumah
    5. Melakukan training untuk masyarakat kurang mampu bagaimana mendapatkan uang dari mengelola sampah
    6. Setiap bayi yang lahir diwajibkan menanam pohon

    Hmmm sementara itu dulu sih..:)

    BalasHapus
  17. "Andai Saya bisa mengatur kebijakan lingkungan Indonesia, Saya akan..."
    1. Menaikkan pajak kendaraan pribadi setinggi-tingginya.
    2. Menghimbau minimalisasi pemakaian kantong plastik, supermarket yang menyediakannya tidak lagi memberikannya secara gratis tapi DIJUAL
    3. Menerapkan sistem "hijau x luas area", makin luas area yang miliki seseorang (tanah, halaman, apapun, harus makin banyak tanamannya,mo rumput kek, mo tanaman dalam pot kek, yang penting nyumbang O2.
    4. Setiap industri yang berkontribusi bikin polusi, WAJIB punya lahan hijau (taman, hutan atau apalah)

    Long Live the Earth!
    Salam

    BalasHapus
  18. ... "saya akan menggunakan media selain kertas untuk membuat buku/novel"
    (mbak dewi bisnis yuk... jualan buku/novelnya dibikin jadi e-book aja...
    more info: fadliansyah@gmail.com)

    BalasHapus
  19. “Andai Saya Bisa Mengatur Kebijakan Lingkungan di Indonesia,
    Saya Akan...”

    -membuat petugas khusus penjaga lingkungan namanya "green force"
    dengan gaji dan tunjangan yang sepadan so mereka bisa kerja dengan tegas

    -membuat peraturan buat yang buang sampah sembarangan "mw buang sampah sembarangan it's fine..tinggal bayar aja Rp100.000/sampah"

    -duit dendanya bisa buat nambah anggaran penjaga lingkungan

    BalasHapus
  20. ini ideq mbk dee,seorang fansmu dari makassar(dah pernah post coment sebelumnya):
    mendukung nasionalisasi BUMN coz BUMN yg dikelola pihak asing, terbukti memberikan kontribusi kerusakan alam yang tak terperikan.

    membagi-bagikan cd gratisx Al-gore, the inconvenient truth.

    pelatihan vegetarian bagi anak usia 5 tahun ke atas.

    regulasi ketat penjualan tissu
    relugasi ketat penjualan kendaraan bermotor
    regulasi ketat penjualan daging
    regulasi ketat jasa foto copy, supaya sebaiknya mengkopy both side of paper.
    regulasi korporasi besar yang aktivitasnya mengganggu lingkungan hidup....
    hidup mbk de....e.......

    BalasHapus
  21. Bikin Spanduk.....
    "Berilah alam yang terbaik maka alam akan memberi lebih dari yang terbaik tuk kita....

    BalasHapus
  22. 1. memberikan jalur khusus bagi pengendara sepeda
    2. mendukung program bike to everywhere
    3. denda sebesar-besarnya bagi yang buang sampah sembarangan
    4. ada satu hari dalam setahun dimana pemerintah mewajibkan seluruh orang untuk mematikan listrik (kaya nyepi), even cuma sejam

    BalasHapus
  23. * Menetapkan peraturan bahwa setiap pemerintah daerah (kab/kota) harus punya LPA sampah modern (pemisahan sampah basah dan kering) dari mulai pengangkutan awal sampai akhir. Jika tidak, sanksi berat akan dikenakan.

    * Membuat peraturan bahwa setiap perusahaan harus punya program daur ulang dan akan memberi penghargaan tahunan kepada perusahaan yang patuh dan memberi sanksi pada perusahaan yang tidak patuh.

    * Membuat aturan agar setiap pemerintah daerah melakukan uji emisi rutin sebulan sekali pada semua kendaraan bermotor. Kendaraan bermotor tak lulus uji emisi diberi tanda khusus yang tidak bisa dihapus dan melarangnya melintas di jalan-jalan protokolo sampai kendaraan itu lulus uji emisi.

    * Meminta kepada setiap walikota dan gubernur untuk membuat program tahunan pengelolaan lingkungan hidup dan harus melaporkannya. Jika tidak, maka akan dipublikasikan di media sebagai sanksi sosial.

    * Memperketat pemberian penghargaan Adipura dan hanya diberikan kepada wilayah yang memiliki pengelolaan sampah atau daur ulang terbaik.

    BalasHapus
  24. Saya masih ingat betul kata2 Machiavelli,"Tidak ada yg lebih sulit,lebih membahayakan,dan lebih meragukan daripada memprakarsai perubahan".Walupun begitu,tetap kemustahilan bukanlah fana adanya.

    Jika Inggris serius menambah pelajaran memasak karena khawatir ancaman obesitas bagi warganya,maka "Andai saya bisa mengatur kebijakan lingkungan,saya akan menambah pengetahuan Sustainable Life mulai SD sebagai bagian integral pelajaran IPA".Pikiran tulus dan bersih mereka jangan sampai dikotori kemunafikan alam sebagian orang.

    BalasHapus
  25. saya akan contohkan untuk menghijaukan sekitar rumah dengan tanaman2 terus kotak2 sampah yang sudah terpisah antara organik dan lainnya.Tidak menggunakan kaca pada rumah, cukup dengan kayu. Selalu menjaga kebersihan rumah. Jadi... sebelum dikritik oleh warganya sudah dicontohkan lebih dulu.. dech!

    BalasHapus
  26. mengHIJAUkan dunia dengan hati ikhlas, tangan ringan, dan pemikiran maju

    BalasHapus
  27. Mba Dewi, ide-idenya diikutin di sini aja: http://www.project10tothe100.com/index.html

    BalasHapus
  28. Saya paling benci kalo ada org yang lempar sampah se enaknya..so..andai saya bisa mengatur kebijakan lingkungan di Indonesia..saya akan semacam menempatkan "Polisi Sampah" ditiap tempat sebanyak - banyaknya..biar yg ktauan buang sampah sembarangan langsung ada hukumannya yg sblmnya udah di publikasikan dulu..dan polisinya harus tahan "uang damai"

    BalasHapus
  29. Saya akan meminta setiap keluarga/rumah untuk tidak memakai AC, tapi menggantinya dengan membuat ventilasi-ventilasi udara yang banyak pada rumah, sehingga sirkulasi udara tetap baik.

    BalasHapus
  30. Menebang seluruh pohon di hutan Indonesia yang akan mempercepat dan mempersering terjadinya bencana (banjir, longsor, hujan asam,dll), sehingga mengangkat masalah lingkungan menjadi persoalan utama di Indonesia.

    "We know but we don't want to know until something happen..."

    BalasHapus
  31. Gak perlu jadi Pengatur Kebijakan Lingkungan, bisa dilakukan sendiri dan jadi teladan buat temen2:
    - Jalan kaki atau naik sepeda ke kampus
    - Bawa plastik atau tas kalo belanja di supermarket atau kalo belanjanya sedikit gak usah minta kantong, atau kalo terpaksa pake kantong, pake buat bungkus sampah
    - Kurangi cemilan dan junk food
    - Mandi gak usah lama2 apalagi pake berendem
    - Beli baju di Gede Bage aja, banyak yang masih bagus-bagus, biar siklusnya di situ2 aja, gak perlu lagi banyak produksi pakaian hehe..

    BalasHapus
  32. "memperbolehkan sepeda masuk ke Kebun Raya Bogor dan melarang kendaraan bermotor masuk ke KRB"
    karena saat ini peraturan yang berlaku justru kebalikannya..so silly..hehe

    BalasHapus
  33. Setuju................buah pepaya buah jengkol .. yg dongkol pasti tidak ssetuju.......... salam

    BalasHapus
  34. 1.mewajibkan setiap rumah untuk bisa mengelola air hujan
    2.mewajibkan setiap daerah dmulai dari rumah tangga untuk membuat lubang biopori.1 rumah min 10 lubang biopori
    4.menjadikan TPA menjadi pengelolaan sampah terpadu dimana sampah akan dikelola sehingga akan berdaya guna lagi.
    5.menjadikan limbah TPA yang berupa gas menjadi tenaga pembangkit listrik
    6.merealisasikan alat transportasi massal yang aman dan nyaman serta terjangkau dan menghapus alat angkutan umum yang tidak lolos uji emisi.

    -budayakan malu buang sampah sembarangan-

    BalasHapus
  35. Dee saya inget dee pernah kasi tahu alamat email dee, tapi sampe keriting nggak nemu2 euy. Mohon di info sekali lagi ya dee. Kalo bisa info lewat email saya akan seneng banget. (luhayu8@yahoo.com). Tapi kalau dee nggak bersedia (hehehe nuduh ya saya) tolong kalau ada waktu berkunjung ke sini ya : http://www.bodhicittamandala.org
    Ini ada kaitannya dengan project konservasi lingkungan yang sedang dilaksanakan Bikkhu Nyana Prathama.
    Terima kasih sebelumnya Dee.

    BalasHapus
  36. saya akan menyediakan asbak asbak rokok yang bermacam macam bentuk di setiap tempat/ruang manusia beristirahat,berkumpul dan berbicara

    BalasHapus
  37. Andai saya punya rumah nanti, saya ingin minimal 1/3 dari lahan di rumah saya, untuk area hijau dan resapan. Saya prihatin melihat perumahan sekarang mbak dee, semua lahan digunakan untuk bangunan. hampir tidak ada area hijaunya, apalagi semakin sempitnya ukuran rumah, semakin tidak ada area hijau dan resapan. kalau 1 rumah, menyisakan 1/3 bagian lahannya untuk area hijau, alangkah banyaknya area hijau yang akan kita dapati.. ^_^ Seperti mimpi saya, kalau saja 1 orang yang mapan memiliki 1 saja anak asuh, mungkin di Indonesia tidak akan ada anak yang tidak bersekolah. Dan 1 rumah memiliki perpustakaan pribadi, alangkah indahnya Indonesia dengan budaya membacanya... Bukannya hal besar itu bisa terwujud dari hal yang paling kecil ^_^

    BalasHapus
  38. memasyarakatkan pembuatan kompos dan membuat aturan pemisahan sampah sesuai jenisnya.

    BalasHapus
  39. 1. Tidak menggunakan tas plastik (keresek), membawa tas belanjaan sendiri.

    2. Melarang supermarket dan toko-toko membagi-bagi plastik gratis. Kalaupun tas plastik dijual, harganya harus mahal. Sehingga orang berpikir dua kali untuk membeli tas plastik. Kardus-kardus bekas milik toko atau supermarket bisa digunakan oleh konsumen sebagai wadah belanjaan secara gratis.

    3. Membiasakan diri membawa tempat makan dan minum sendiri, sehingga mengurangi produksi sampah bungkus makanan dan minuman.

    4. Membuat jalur khusus yang aman dan nyaman untuk pengguna sepeda dan pejalan kaki.

    5. Pajak dari sektor hutan dan lingkungan harus dikembalikan ke hutan dan lingkungan melalui berbagai program konservasi dan perbaikan lingkungan.

    6. Mengenakan pajak yang tinggi bagi pengusaha air mineral yang mengeruk air dari mata air di pegunungan.

    7. Kampanye adopsi pohon.

    8. Pendidikan lingkungan berbasis potensi alam setempat. Misalnya, sekolah di daerah pantai lebih banyak diajarkan soal pentingnya bakau. Sementara di daerah pegunungan lebih diarahkan ke pertanian yang aman dan tepat di daerah pegunungan.

    BalasHapus
  40. 1.mengajak lebih banyak teman untuk "berandai-andai" bersama.
    2.mengembalikan moral dan perilaku buruk yg telah menjadi habit.(merusak)
    3.berawal dari kesadaran hingga mencintai lingkungan sekitar.
    4.mendesak pemerintahan agar bersikap tegas pada setiap pelanggaran2x.
    5.membuat hukuman yg dapat membuat jera.
    6.mengajak org2x untuk berkarya daripada merusak lingkungan.

    BalasHapus
  41. ide menarik. konsep hijau mesti dikembangkan. Bandung sudah rusak. Ngatur jalan saja enggak bener. Setelah merenung lama, saya sendiri memilih basis pertanian (peasant and farming) sebagai garapan penulisan. Lebih enak. bandung punya potensi byk untuk ditulis.

    BalasHapus
  42. ide menarik. konsep hijau mesti dikembangkan. Bandung sudah rusak. Ngatur jalan saja enggak bener. Setelah merenung lama, saya sendiri memilih basis pertanian (peasant and farming) sebagai garapan penulisan. Lebih enak. bandung punya potensi byk untuk ditulis.

    BalasHapus
  43. 1. Menutup pabrik rokok, kemudian petani menanam jarak sehingga bisa untuk bahan bakar bio diesel.
    2. Membuat angkutan massal yang efektif, nyaman, cepat dan ramah lingkungan.
    3. Resapan air setiap rumah.
    4. Save our earth with any way...

    BalasHapus
  44. bagi dosen dan mahasiswa saat skripsi dan sidang sebaiknya tidak memakai kertas melaikan sistem online/notebook meminimalis penggunaan kertas

    BalasHapus
  45. 7 nov 20009 07:12
    L.Prratiwi..
    saya akan " Setiap factory,setiap toko ,setiap warung,setiap kampung,setiap desa,setiap pelosok diimbau untuk membuang sampah..bgaimana cara nya..
    agar mereka sadar bahwa 1 bks gls mineral,1bks permen,1btl air mineral,1bks kemasan makanan,1bkskertas nasi dlsb...akan membuat dunia ..yg kita pijak ..menjadi musibah...
    bagi mereka sendiri.

    setiap media televisi,radio,koran..semua media elektronik..spanduk. Setiap 1 jam sekali ...memberikan imbauan ....semenarik mungkin..
    bahwa..setiap anda membuang sampah sekecil apapun akan berdampak bagi ...banjir....

    Dari hal yg kecil..spt ini...pasti...akan menularkan keseluruh..pikiran manusia...dari yg terbodoh....dan..yg terpintar...semoga...

    MAJU TERUS DEE..

    BalasHapus
  46. Saya akan :

    1. Mengadakan hari bebas kendaraan bermotor untuk daerah-daerah tertentu seminggu sekali secara bergilir (ada jadwalnya)

    2. Melarang merokok di tempat umum (nanti, disediakan tempat khusus), jika melanggar akan dikenakan sanksi (hukumnya juga harus dipertegas, jangan sampai petugas-petugasnya gampang disogok)

    3. Menekan penggunaan bahan yang tidak ramah lingkungan

    BalasHapus
  47. Saya Akan:
    - Membuat semacam kontes untuk industri atau perusahaan yang menerapkan prinsip-prinsip green company. Malam penganugrahannya disiarkan oleh semua televisi di Indonesia dan dibuat semeriah mungkin. Oh ya dalam kontes tersebut juga diberikan 'anugerah' untuk perusahaan terburuk yang mencemari lingkungan. Yang mendapatkan gelar terbaik akan dapat hadiah (berupa trophy saja) sementara gelar terburuk dikenakan denda.

    BalasHapus