Rabu, 21 Mei 2008

Andai Saya Bisa Mengatur Kebijakan Lingkungan Di Indonesia, Saya Akan...

• Kampanye Nasional: Cara dan pentingnya pemisahan sampah.

• Kampanye Nasional: Indonesia Makan Tempe dan Bangga Jadi Bangsa Tempe!

• Kampanye Nasional: Bawa Kantong Belanja Sendiri!

• Kampanye Nasional: Satu Orang Satu Pohon.

• Pelarangan kemasan styrofoam.

• Mewajibkan pengolahan sampah organik:
• Level rumah → memiliki unit komposter
• Level RW → memiliki unit pengolahan sampah organik
• Unit Real Estate/kompleks perumahan → membuat unit pengolahan sampah organik dan sentra sampah kering bagi pemulung

• Memberlakukan pajak sampah bagi warga yang memilih tidak mengolah sampahnya sendiri.

• Kebijakan “Biomimikri” (pendekatan organisme alamiah dalam pengolahan limbah) untuk pengolahan sampah di tempat-tempat terpusat → penggunaan cacing tanah/fungi ketimbang insinerator.

• Mewajibkan atap tanaman bagi setiap bangunan perkantoran.

• Setiap pembangunan bangunan baru dikenai pajak emisi.

• Advokasi pada setiap pusat perbelanjaan untuk mengenakan tarif tinggi bagi setiap kantong plastik. Tarif tersebut disalurkan sebagai pajak lingkungan.

• Advokasi pada setiap restoran untuk menyediakan menu vegetarian.

• Advokasi pada media televisi: satu jam/hari untuk Bumi.

• Advokasi pada media cetak: satu halaman/eksemplar untuk Bumi.

• Advokasi pada media radio: satu program/hari untuk Bumi.

• Menaikkan pajak kendaraan pribadi ber-CC besar (catatan: sekarang ini, pajak kendaraan 3000 CC ke atas malah diturunkan oleh pemerintah).

• Menurunkan pajak mobil hibrida (catatan: sekarang ini, salah satu faktor penghambat memasyarakatnya mobil hibrida adalah pajaknya yang tinggi, karena pemerintah mengategorikannya sebagai kendaraan bermesin ganda).

• Mobil RI 1 & 2: mobil hibrida.

• Sayembara Nasional Inovasi Teknologi Ramah Lingkungan yang bersifat terapan.

• Dalam semua kurikulum sekolah, ditambahkan pelajaran Ilmu Alam Terapan (bercocok tanam, mendedah mata rantai produksi, manajemen limbah, dsb).

• Keran rusak/bocor = kejahatan.

• Hukuman seumur hidup menanam pohon bagi pencuri hutan.

• Alokasi pajak lingkungan untuk membiayai proyek-proyek inovasi dari para ilmuwan dalam negeri untuk konservasi lingkungan Indonesia.

• Bekerja sama/konsultasi ahli dengan Paul Stamets (FungiPerfecti) untuk rehabilitasi hutan/lahan kritis di Indonesia.

• Menghidupkan/merevitalisasi kembali program Dapur Hidup dan Apotik Hidup di pekarangan rumah.

• Jika diperlukan, membentuk Komisi Penyelamatan Lingkungan (KPL), yang menjadi polisi khusus bagi kejahatan perusakan lingkungan.

72 komentar:

  1. Sebagian besar terinspirasi kebijakan di Melbourne, Aussi...
    - konversi lahan terlantar di perkotaan jadi taman asri dan nyaman untuk bermain anak-anak
    - moratorium pembangunan mall di lahan kosong (untuk Jakarta, stop total)
    - pengaturan konsumsi air diperketat
    - bangun sistem recycle limbah air
    - mulai buat sistem dan jalur untuk bersepeda yang aman
    - Sistem Uji Kelayakan Jalan kendaraan diperketat
    - Pembatasan waktu buka toko, pub, dan diskotik
    - Peningkatan upah kerja lembur
    - Pajak "penyebab penyakit" untuk perusahaan rokok, alkohol, junk food dll
    - Bangkitkan lagi kerja bakti di lingkungan RW

    BalasHapus
  2. Setiap planning dan pembangunan baru (gedung kantor, rumah, mall), harus menyertakan pertimbangan sirkulasi udara dan asupan cahaya, agar siang hari, seminim mungkin menggunakan listrik untuk pertimbangan cahaya (lampu) dan udara (AC).

    ebenhard

    BalasHapus
  3. Rhea Setiani22 Mei 2008 16.14

    pohon..pohon..dan pohon...tanamlah pepohonan,rerumputan,bunga bungaan pokoknya semua jenis tumbuhan hidup.Tanam,atur dan siramlah setiap hari .Pastikan setiap komplek mempunyai taman bermain untuk anak2 kita.Biar mereka enggak lupa gimana sih bau dedaunan yg sebenarnya..???

    BalasHapus
  4. - pajak lingkungan untuk pabrik tissue
    - pembatasan penggunaan tissue, maksimal 1 lembar per hari
    - recycle tissue

    untuk sementara, baru ini yang terlintas di pikiran saya...

    BalasHapus
  5. berbicara tentang jakarta,

    jakarta kebanyakan mall
    stop pemberian izin pembangunan gedung pencakar langit, dan sebagai ganti nya, taman kota dan hutan kota.


    ebenhard

    BalasHapus
  6. * Mulai dari pembersihan dan penghijauan dari diri sendiri dulu:

    - Pembersihan dalam/ moral sendiri sebagai seorang pemimpin, reflek apa yang bisa di mulai/ ubah dari diri sendiri?

    setelah moral sendiri tertata baik/ bersih, otomatis lebih mudah mendorong faktor luar yang bersih/ lebih baik), abis itu baru faktor luar/ lingkungan.

    - Penghijauan diri sendiri: Belajar terus tingkatkan diri, kumpul informasi sebanyak-banyaknya berhubungan dengan kondisi lingkungan saat ini dari semua pihak yang berkaitan, setelah itu baru di ambil jalan terbaik, untuk mulai perbaikan dan educate orang di sekeliling.

    * Selanjutnya:

    - Seluruh aparat dan departemen dari atas sampai bawah harus mulai menerapkan hal ini, tanpa kecuali:

    1. Para pejuang Vegan di latih dan bertindak dengan cara multilevel marketing untuk promosi vegan:

    Seminar manfaat dan why Vegan? & cara Vegan yang sehat?

    Minimal sebulan sekali di setiap departement ada seminar pembicara tangguh tentang vegan yg ianya memang vegan, bergilir mulai dari tingkat departemen kota hingga tingkat desa.

    2. Ibu-ibu dari para aparat di minta belajar dan berlomba bersama memasak vegan, dan masuk tv (pasti pada rajin pergi kursus sebelumnya dan dipraktekin di rumah).

    2. Make sure yang pemimpin kehutanan benar- benar cinta bumi ini, punya visi & semangat perjuangan untuk berbuat sesuatu bagi masa depan umat manusia, berjiwa pahlawan hijau...

    3. Industri yang polusi wajib menanam pohon sesuai dengan tingkat polusinya, dimana pelaksanaannya selain di monitor ketat oleh pemerintah, juga akan di cek oleh pihak independent/ green peace.

    4. Terbitkan selebaran untuk educate tentang lingkungan, yang berkwalitas dan menarik yang bisa di tempel rakyat-rakyat di rumah.

    5. Educate and encourage peternak: Manfaat alih prefesi jadi petani, (jika perlu kasih insentif/ bantu dengan peralatan). Kenalin ke petani petani yang sudah kaya, (kaya... karena banyaknya demand untuk pasar vegan yang tinggi).

    6. Dari PLN/ perusahaan pemerintah bagian listrik, sediakan spesialis profesional & terpercaya dengan harga yang murah/ gratis, bisa datang ke rumah penduduk, bantu mengecek apakah rumah-rumah yang ada sudah irit listrik, dan mengajarkan tips / cara-caranya.

    7. Demikian juga dengan bagian tata kota tawari praktek cara dan manfaat memilih sampah. Setiap rumah secara merata di sediakan tempat2/ tong sampah masing2 yang berbeda sesuai dengan jenis sampahnya.

    8. Pajak daging yang tinggi, untuk penjual, pemotong, pemelihara jika tidak mau beralih profesi.

    9. Keamanan , kwalitas bus/ kendaraan umun di tingkatkan dengan ketat dan di perbanyak, kamera di pasang di tiap transport umun, dan sediakan polisi khusus cek / jaga keamanan bus, kenyamanan penumpang bus di perhatikan & tingkatkan juga. Selain kurangi macet, juga orang baru tertarik dengan sendirinya naik bus, karena sudah tidak perlu capek, aman lagi.

    apa lagi ya? he...

    BalasHapus
  7. AriEs Setiadi23 Mei 2008 20.40

    + membuat lubang biopori untuk penyerapan air dan menghindari banjir.

    ++ Vote Dewi Lestari for President 2009 (",)v

    -Aries-

    PS: Terima kasih responnya untuk email saya ttg Rectoverso :)

    BalasHapus
  8. Sebulan sekali satu pohon harus ditanam oleh seluruh pegawai negeri dan sopir.

    BalasHapus
  9. Setuju dengan ebenhard. Manusia sudah cukup dicekoki dengan gemerlap lampu-lampu hiburan dan aksesori-aksesori mahal yang maya. Kita tidak perlu mall! Mall hanya bikin macet (=menambahkan polusi) dan bikin banjir.

    WeHa

    BalasHapus
  10. -Larangan keras bagi semua pabrik yang menggunakan kantong plastik sebagai pembungkus produk mereka, gantinya pake kertas daur ulang
    - Pembatasan produksi kertas dan kampanye hemat kertas di sekolah2, BUMN, dan perusahaan swasta.
    - Penganugerahan award bagi pecinta lingkungan yang menjadi inspirasi
    - Pembatasan kendaraan roda empat dan roda dua
    - Tetapkan hari bebas kendaraan bermotor 3 kali dlm seminggu

    BalasHapus
  11. Minimalkan konsumsi BBM pribadi!

    Sudah ada gerakan Bike to Work. Saya sendiri lebih memilih Walk to Work, or Backpacking to Work. Intinya kita bisa berangkat kerja dengan maksimalkan jalan kaki dan menggunakan moda transportasi yg ada. Biasanya justru kendalanya gengsi.

    Tutorial singkatnya untuk persiapan W2W/B2W:

    Tools:
    - Pakaian kerja yg nyaman, ringan, menyerap keringat. Kemeja lengan pendek, dengan bawahan bahan denim tetap bisa tampil rapi.

    - Backpack, kalau bisa waterproof/rainproof.
    - Sepatu kets.
    - Payung lipat
    - Raincoat tipis (bukan jaket) supaya mudah dilipat dalam backpack
    - Topi
    - Botol minum
    - Handuk

    Kemudian pelajari rute aktivitas sehari2, pilih yg paling efektif. Bagi org jakarta, gunakan fasilitas KRL dan Busway. Memang perlu berkorban desak2an sedikit. Biasanya ada jalur2 yg musti disambung dengan angkot/ojek karena tidak terjangkau angkutan masal. Perhatikan jalur2 ini, kadang ada jalur2 alternatif yang bisa dilewati berjalan kaki lebih singkat. Misalnya lewat kompleks/kampung/gang2 sempit.

    Point utamanya adalah maksimalkan transportasi masal (dalam konteks ini KRL dan Busway) serta berjalan kaki. Tempat2 yg tidak terjangkau baru kita sambung dengan taksi/angkot/ojek.

    Raincoat dipersiapkan untuk menghadapi kemungkinan hujan. Kadang payung saja kurang efektif melindungi baju.

    Botol minum wajib dibawa untuk mengurangi konsumsi kita terhadap air minum kemasan, sehingga mengurangi sampah plastik.

    Di berbagai belahan dunia, penggunaan kendaraan pribadi adalah pilihan terakhir utk rutinitas sehari2. Sudah saatnya kita tumbuhkan budaya itu juga di sini.

    Pengennya sih bikin "Parkour to Work", tapi mengingat usah tua harus sadar diri, hehehe...

    BalasHapus
  12. =makakanan pokok adalah kurma, jadi tidak perlu lauk dari daging.
    =makan daging pada saat idul qurban saja, atau sekali sebulan, bolehlah.
    =universiats2 wajib membuat asrama mahasiswa, sehingga mahasiswa tidak perlu menggunakan kendaraan bermotor ke kampus, cukup dengan jalan kaki saja.
    =atau, bagi mahasiawa yang tidak tinggal di asrama,tidak boleh ke kampus menggunakan kendaraan lain selain sepeda.
    =mengurangi konsumsi semua barang2 industri.
    =memasukkan kembali dalam kurikulum sampai tingakat universitas pelajaran moral,dan ditekankan bahwa manusia jangan selalu melihat ke atas, tetapi sering-seringlah melihat ke bawah.
    =mengimpor Al Gore menjadi mentri kehutanan dan lingkungan hidup.
    =oprah jadi sekjen PBB.
    =dee tetap jadi penulis........

    BalasHapus
  13. Kurangi konsumsi BBM pribadi!

    Banyak alternatif yang bisa ditempuh untuk mengurangi konsumsi BBM. Salah satunya yang ditawarkan komunitas Bike2Work. Saya sendiri lebih memilih untuk menekuni jalur "Walk2Work" atau "Backpacking2Work".

    Intinya adalah memaksimalkan berjalan kaki dan pemakaian angkutan umum masal dalam aktivitas kerja sehari-hari. Tips nya adalah sbb:

    Perlengkapan:

    - Backpack/ransel/tas punggung, kalau bisa yang waterproof. Kalau gak ada siapkan kantong plastik besar untuk membungkus barang2 dalam ransel supaya tidak basah kena hujan
    - Sepatu kets
    - Pakaian kerja yg casual, ringan, mudah menyerap keringat. Pilih bahan katun. Kemeja lengan pendek dengan celana bahan katun/denim cukup rapi untuk berangkat kerja. Siapkan juga baju ganti/cadangan.
    - Topi
    - Payung lipat
    - Jas hujan (bukan jaket) yang tipis sehingga mudah dilipat dalam ransel
    - Botol minum, untuk mengurangi konsumsi air mineral botol/gelas yang biasanya berkemasan plastik


    Langkah-langkahnya:

    - Pelajari rute paling efisien menuju tempat kerja. Yang pertama dicari adalah jalur angkutan masal yang melewati jalur kita (KRL, Busway)
    - Hitung/ukur jalur-jalur yang tidak tercover oleh angkutan umum masal, bila memungkinkan siapkan untuk berjalan kaki. Cari jalan2 alternatif melewati gang2, sela2 gedung, pinggir kali, tembus pasar, dll. Mencari jalan2 alternatif ini bisa menjadi kegiatan yang mengasikkan juga.
    - Bila ada jalur yang tidak memungkinkan untuk berjalan kaki (terlalu jauh, memutar, banyak preman, dll) baru gunakan angkutan lainnya seperti taksi, angkot, atau ojek. Tiga moda tersebut menurut saya cukup nyaman dibandingkan naik bus atau mikrobus (PPD, Kopaja, Metromini, dll)
    - Bila hujan ringan, pergunakan payung dan jas hujan. Bila deras dan terpaksa berteduh, pejalan kaki akan lebih mudah berteduh dibanding pengendara motor.
    - Ukur waktu yang diperlukan untuk menempuh sebuah rute. Hapalkan jam2 keberangkatan KRL (walaupun lebih sering ngaret) sebagai patokan perjalanan kita.


    Keuntungan:

    - Lebih sehat, dengan berjalan kaki tiap hari akan memperlancar peredaran darah
    - Irit, dibandingkan bila harus membeli BBM tidak bersubsidi
    - Dengan tidak menggunakan kendaraan pribadi, kita mengurangi sumbangan gas buang kepada udara yang kita hirup
    - Bisa dapat banyak kenalan di KRL atau busway, menguntungkan bagi yang jomblo
    - Tidak pusing mikirin macet, parkir, banjir, dll.

    Sebenarnya di berbagai negara pemakaian BBM pribadi sudah dikurangi. Berjalan kaki, pemakaian sepeda, dan mass rapid transport adalah hal yang lumrah. Pejabat dan bos-bos di luar negeri gak aneh kalau naik kereta. Sedangkan kita makin tergantung pada BBM. Penjualan motor malah semakin didorong. Sudah saatnya kita sadar akan pembodohan ini. Kurangi pemakaian BBM pribadi mulai hari ini!

    BalasHapus
  14. Buat Di Bali (mungkin di daerah lain juga):
    ++ Stop pengubahan sawah subur menjadi villa atau apartemen
    ++ STop pembangunan kolam renang di setiap villa yang menghabiskan air tanah
    ++ Bebas pajak bumi dan bangunan untuk tanah sawah.
    ++ Pendidikan gratis untuk petani agar menjadi petani organik
    ++ Bangun sistem transportasi umum yang nyaman dan murah. Biar nggak bertambah terus motor pribadi.

    BalasHapus
  15. RI 1 & 2 tiap hari jumat naek sepeda aja. trus harus dibuat jalur yang layak bagi pengguna sepeda. bike for life, hehe

    BalasHapus
  16. deni trisiana2 Juni 2008 19.32

    Andai Saya Bisa Mengatur Kebijakan Lingkungan di Indonesia,
    Saya Akan...”

    # setiap kapling untuk rumah minimal 15% dari total luas tanah tidak boleh ditutup dgn cor semen (dibiarkan terbuka,minimal ditanami rumput)

    # setiap gedung bertingkat di kawasan perkantoran wajib menyisakan minimal 10% area untuk ditanami pohon (bukan sekedar bunga)

    # batas antar rumah minimal 0,5 meter (samping kanan kiri) agar cahaya dari luar leluasa masuk kedalam ruang/kamar

    # pembatasan kepemilikan mobil/motor dalam 1 rumah tangga yaitu 1 kepala rumah tangga hanya boleh memiliki 1 mobil dan 1 motor

    # pembatasan ijin operational kendaraan sesuai tahun pembuatan (semakin tua kendaraan semakin besar 'sumbangan' polusi)

    # setiap 1 bayi yg lahir, si Bapak wajib menanam 1 pohon di lingkungan tempat tinggal

    # pembatasan jam operational kantor (mengurangi pemborosan listrik, air dll)

    # membuang sampah disungai dan menebang pohon dianggap sebagai tindakan kriminal

    # dll.....

    tapi yg penting dari semuanya adalah perbaikan mental setiap individu untuk menyadari betapa pentingnya kelestarian lingkungan untuk sekarang dan nanti

    bisakah???

    BalasHapus
  17. - Melarang penggunaan setiap kendaraan bermotor dalam berkampanye, khususnya dalam kampanye pemilihan kepala daerah

    - Mensosialisasikan peniadaan struk pada setiap transaksi di ATM, EDC, Cashier dsb.

    BalasHapus
  18. memasukkan materi tentang lingkungan dan cara menjaganya dalam kurikulum sekolah dasar.

    BalasHapus
  19. mengatur diri saya sendiri dulu lah. disiplinkan diri sendiri untuk hal-hal sederhana seperti :
    - tidak menggunakan dan menerima kemasan kantong kresek dan stylofoam kapan dan dimana pun.
    - menggunakan produk2 biodegradabel untuk sabun dan sampo.
    - tidak menggunakan pembalut wanita dan disposable popok.
    - tidak memakan hewan yang dibudidayakan secara massal.
    kemudian meningkat ke mendisiplinkan rumah tangga :
    - tidak ada penggunaan kantong plastik, stylofoam dan tissu untuk alasan apapun.
    - menanam bunga dan pohon sebanyak2nya secara natural tanpa pestisida dan pupuk.
    - cuci piring sekali sehari, cuci baju dan setrika sekali seminggu.
    - memaksimalkan air bekas cucian untuk menyiram tanaman.
    - halamam dibiarkan terbuka tanpa cor coran.
    dan untuk tingkat Indonesia :
    - menutup semua pabrik dan usaha industri rokok, plastik, stylofoam dan tissu.
    - penyediaan keranjang takakura tingkat rumah tangga gratis, dengan pelatihan wajib pembuatan kompos rumah tangga untuk setiap KK.
    - setiap rumah menanam minimal 2 pohon besar dan 10 pot bunga.
    - pemeriksaan emisi kendaraan bermotor secara berkala dan denda buat yang melebihi ambang batas.
    - pemilihan kader lingkungan hidup mulai tingkat SD sampai umum, kerjasama dengan TV swasta dan nasional, disiarkan seperti reality show.
    - melarang bangunan apapun sepanjang DAS (daerah aliran sungai).
    - sekali seminggu, misalnya jumat pagi hari khusus untuk bersih-bersih baik di lingkuan rumah, kantor, mall, pabrik, pokoke hari bersih-bersih nasional.
    rasanya sih buayak sekali yang bisa dilakukan. kalau tidak bisa mengubah dunia maka ubalah negaramu. kalau tidak bisa mengubah negara maka ubahlah lingkunganmu. kalau tidak bisa mengubah lingkungan maka ubalah keluargamu. kalau tidak bisa mengubah keluarga maka ubahlah dirimu sendiri.

    BalasHapus
  20. Anita Simadibrata16 Juni 2008 14.15

    Karena itu, kenapa ga mulai dari diri kita sendiri.
    Mulai menanam Tanaman di rumah kita sendiri,
    Mulai memisah2kan antara sampah organik dan recycle
    Mulai menggunakan Air dan listrik lebih bertanggung jawab,
    Mulai menggunakan tranposrtasi publik lbh sering kebanding naik mobil sendiri, yg bisa menambah polusi udara dan menambah suhu panas bumi meningkat.
    Mulai dari diri sndiri membuang sampah pada tempatnya
    Mulai mendispilinkan diri sendiri dan juga kluarga anda termasuk anak2, sebgai generasi berikutnya

    I personally really concern about the global warming and the green gas houses in this world.
    Don't you people?
    So why don;t we start from us and people surround us

    BalasHapus
  21. Hi Dee,
    Aku sangat-sangat-sangat setuju sekali denganmu,aku memulai dengan merubah diriku sendiri dengan :
    1. Membawa tas belanja kain sendiri ketika ke s'market (meski gara2 ini pernah dipelototin suami karena mungkin dia merasa malu, but it's okay, semua orang perlu pembiasaan)
    2. Mulai menyiram koleksi tanaman buah dan bunga dengan bekas cucian daging dan beras (dan terbukti lebih efektif dan menghasilkan)
    3. Aku sudah bertekad 1/3 dari luas tanah rumahku yang rencananya akan aku jadikan ruangan akan aku tetapkan sebagai ruang terbuka untuk penyerapan air (dan sejauh ini menghasilkan udara yang sejuk shg siang2 di jkt tidak perlu AC).

    Dalam waktu dekat:
    1. Akan mulai menggalakan pemisahan sampah Rumah Tangga (btw.. Dee, di jakarta ini dimana bisa diperoleh komposter itu ??)
    2. Mengajak tetangga, saudara dan teman kantor untuk melakukan semua yang sudah kulakukan..


    salam hijau,
    - i.r.a -

    BalasHapus
  22. - membuat peraturan pembangunan pusat perbelanjaan/mall ada dalam radius 20 km per satu mall. Mall yang sudah berdiri dan berdekatan, dirubuhkan dan diganti oleh taman kota atau tempat resapan air
    - membatasi tinggi gedung yang ada, untuk penghematan listrik
    - menyediakan jalur sepeda hampir di seluruh jalan utama di Indonesia
    - menyediakan tempat parkir sepeda di setiap sekolah, kantor dan pusat perbelanjaan
    - mewajibkan setiap sekolah mempunyai komunitas bike to school
    - menyediakan tempat-tempat pengisian air minum untuk meminimalkan penggunaan air minum kemasan
    - memberi denda memungut 100 sampah lain kepada orang yang membuang sampah sembarangan per 1 sampah
    - mewajibkan orang yang membuang sampah sembarangan untuk mencari 10 orang yang membuang sampah sembarangan lainnya dan memberi sangsi denda memungut 100 sampah
    - semua rumah di bantaran sungai diwajibkan untuk menghadap sungai sehingga bisa meminimalkan membuang sampah ke sungai

    BalasHapus
  23. ade ririe.
    saya setuju bgt semua yg berhubungan untuk 'disiplin alam' dimulai dari disiplin diri kita masing2 dulu. stop pembangunan apartemen di jakarta karena akan mengurangi daerah resapan air. naikan pajak mobil, terutama rokok, serta naikan biaya tiket/karcis masuk mall. biar semua orang mau untuk menggunakan kendaraan umum. mata kuliah arsitek diwajibkan untuk membangun rumah dengan halaman yang hijau, dan mempunyai halaman untuk bercocok tanam.

    BalasHapus
  24. always ratna10 Juli 2008 08.47

    Menyediakan musik di dalam toilet umum, terutama toilet kantor, karena biasanya kami terpaksa mem-flush air banyak2 demi agar suara-suara kegiatan di dalam toilet tidak terdengar sama tetangga sebelah.

    Bayangkan ada berapa banyak kantor di Jakarta ini, ada berapa banyak karyawan yang setiap hari berhajat di toilet kantor dan menggunakan cara yang sama: mem-flush air dengan sangat berlebihan. Betapa borosnya. Betapa sayangnya gelontoran air yang terbuang percuma. Betapa menyedihkannya.

    BalasHapus
  25. 'andai-andai'nya saya tambahin y teh,;

    1. setiap rumah wajib memiliki minimal satu pohon. memiliki halaman/ ruang terbuka yang ditanami rumput.

    2. penggunaan septic tank konvensional perlu diupgrade. krn septic tank konvesional pada sering kali tidak menyaring kotoran2 pd (maaf) tinja. septic tank sederhana yang lebih ramah terhadap alam sudah ada, dengan memanfaatkan mikroorganisme pengurai bakteri dlm tinja. sehingga air buangan dari septic tank jauh lebih aman untuk dibuang kembali ke tanah.

    3. setiap rumah diwajibkan memiliki sumur resapan/reservoir. dalam hal ini saya lebih memilih reservoir. alasannya dapat digunakan untuk memanfaatkan air hujan. sehingga air hujan yang dialirkan melalui talang air tidak begitu saja dibuang ke selokan. melainkan dimasukkan ke reservoir dan melalui sistem plumbing sederhana dpt digunakan kembali untuk menyiram toilet. saat ini untuk toilet duduk, sekali flushing akan menyiram 6liter air. air yang seharusnya dapat menjadi air baku untuk konsumsi. dalam satu hari brp kali kita ke toilet? dalam satu rumah berapa orang yg ke toilet? dlm satu negara berapa L air yang terbuang airnya hanya untuk menyiram toilet??

    4. saya sangat setuju dgn pengolahan sampah organik secara individu atw dalam lingkungan RT. pemisahan sampah juga perlu dilakukan dari rumah. organik, kertas/plastik/kemasan makanan, kaleng/kaca, b3 seperti baterai.

    BalasHapus
  26. hi Dee..
    sy akan :
    1.melarang penggunaan kantung plastik, jika tidak membawa kantung kain sendiri, barang belanjaan tidak boleh di bawa pulang. untuk pembelian makanan bawa kotak makanan masing2..
    2.pembuatan tugas-tugas kuliah ga perlu di print pake kertas baru, d print aja pake kertas bekas yang belakangnya masi kosong
    3. fotocopy bolak-balik dihitung 1lembar, bukan 2 lembar
    4. denda bagi yang membuang kertas yang belakangnya masih kosong

    mmm..baru itu yang kepikiran, mungkin akan ditambahkan di lain waktu..

    thanks!!

    BalasHapus
  27. Memberikan hukuman bagi yang membuang sampah sembarangan dengan cara menyuruhnya makan (pagi, siang, malam) di Tempat Pembuangan Sampah...

    BalasHapus
  28. Memberikan sanksi berat buat masyarakat yang melakukan pemborosan energi.

    Beberapa penghuni kos ditempat saya tinggal mempunyai kebiasaan meninggalkan kamar seharian dalam keadaan TV, kipas angin dan sebagainya masih nyala.

    BalasHapus
  29. ekalianawati.blogspot.com24 Juli 2008 18.51

    setuju banget dengan kebijakan membawa kantong belanja sendiri.
    dulu juga para ibu kalo ke pasar bawa tas belanja.

    setuju juga dengan say no to stereoform.

    tentang say no to plastic bag, mau protes karena dulu Mc. D sudah pake kantong kertas, tapi koq sekarang ganti ke tas plastik.
    KFC juga, dulu pake piring sekarang pake stereoform (atau kertas ya??)
    alasan ekonomi dan kepraktisan memang kadang lebih diutamakan. ;(

    BalasHapus
  30. tidak ada lagi voucher pulsa (fisik)
    tetapi semua provider harus menggunakan voucher elektrik

    atau harga voucher fisik lebih mahal banget dari voucher elektrik
    jadi semua orang pasti pilih yang elektrik dan menghemat penggunaan kertas/kartu utk voucher

    so, we can save our trees....

    BalasHapus
  31. -mewajibkan orang2 berpenghasilan tinggi untuk menggunakan mobil hybrid - mengurangi tingkat polusi.
    -kampanye disertai dengan pembagian tas belanja organik gratis demi menghimbau masyarakat untuk mengurangi penggunaan tas plastik.
    -sekolah negri bebas biaya sampai SMA! wajib sekolah bagi setiap warga. kalau semua masyarakat berpendidikan, otomatis lebih mudah untuk berkomunikasi dan mengerti akan pentingnya bumi hijau!

    BalasHapus
  32. Binatang termasuk bagian dari lingkungan dan komunitas bumi yang patut diperhitungkan kontribusi negatifnya.

    point of thought:

    > banyak sekali anjing dan kucing liar yang tidak terurus karena
    dibuang ataupun tidak 'dapat' diurus oleh pemiliknya karena sudah terlalu banyak peliharaan, ataupun anjing dan kucing yang dengan sengaja maupun tidak ditelantarkan oleh pemiliknya.

    > penyiksaan / domestic abuse terhadap binatang peliharaan.

    > 'perkembangbiakan secara paksa' untuk memenuhi kuota pet shop -- banyak betina yang dijadikan 'mesin anakan' terutama untuk spesies2 mahal

    jadi diperlukan :

    * Regulasi perijinan binatang peliharaan

    * Sterilisasi massal anjing dan kucing liar.

    FYI : 1 ekor jantan dan 1 ekor betina kucing (liar) dalam 9 tahun diestimasikan dapat berkembang menjadi 13.958.290 ekor

    FYI 2 : 1 ekor anjing jantan dan 1 ekor anjing betina (liar ) dalam 7 tahun diestimasikan dapat berkembang menjadi 4.372 ekor

    ___ make a difference ___

    save the environment

    BalasHapus
  33. Membuat aturan: jarak rumah dan tempat kerja tetap tidak boleh lebih dari 10km.

    Kurangi penggunaan HP anda yang berlebihan, supaya hemat konsumsi daya untuk charge baterai.

    Melarang aksi bakar ban ketika sedang berdemo.

    Matikan komputer anda jika tidak ada di tempat. Tidak perlu pamer status away / sedang tidak ada di tempat / lagi tidur / dsb. Buat apa online kalau tidak bisa diajak bicara?

    Kalau melapisi genteng / atap rumah dengan rumput membantu nggak ya?

    BalasHapus
  34. dee...ak mendukung rencana mu untuk mempublikasikan buku mengenai 'berubah dari rumah'.
    kalau saya boleh menawarkan, cover buku tersebut, mungkin km boleh liad sebentar seperti ap cover yang sy tawarkan tersebut di http://depth02.deviantart.com/art/green-love-82806562

    makasih...
    oh ya, kalau mau mengontak sy, kontak aj di depth_
    devi@hotmail.com

    BalasHapus
  35. untung sy ngga jadi orang yang berkuasa, soalnya emosian sih.
    Pasti kalo sy jadi pemimpin akan ada pertumpahan darah dulu.



    ( violence is not the right answer, but it's still an answer )

    BalasHapus
  36. bikin transportasi masal yang ramah lingkungan sehingga semua orang gak perlu pake mobil pribadi kemana-mana. Cukup pake Layanan Publik sehingga energi yang ada jadi efisien..

    BalasHapus
  37. mbak, maap, punya alamat email ga? saya udah buat blog yang isinya cerita serial, mo minta tanggepan mbak dee.. bolehkah?
    kalau boleh, kirim alamatnya ke emailku ya mbak..

    thx b4 ^^
    -maknya icad-
    -lisda-

    BalasHapus
  38. I'm in college and I deal with these things (liat bawah) on daily basis. It may be 'small', but small things can also make a difference kan?

    - voucher hp adanya yang elektronik doang! ngga guna juga gitu ngumpulin kartu isi ulang used-nya...

    - nyetak mutasi atau print bukti transaksi ATM langsung di auto-debet seribu kek (buat pajak lingkungan)

    - ngga usah deh ada slip bukti pembayaran tol. screw "laporan keuangan kantor"! banyakan yang di buang juga gitu... and it could be like THOUSANDS of car a day kan?

    ntar lanjut lagi deh Mbak kalo kepikiran *grin*

    ps. sadly, I am also still giving a huge contribution to global warming by menggunakan jasa angkot ciumbuleuit-st.hall setiap hari buat ke kampus *blinks innocently*

    BalasHapus
  39. eh mbak, ayo dong blog ini digiatkan lagi! eh tapi mbak lagi sibuk yah T_T

    BalasHapus
  40. * Setiap orang yang mau membeli kendaraan bermotor baru harus nanam pohon minimal 5 dan memelihara sampai gede sebagai ganti asep yang keluar dari kendaraannya.

    * Kendaraan bermotor keluaran dibawah tahun 1995 (19994,1993,...) dimusnahkan.

    BalasHapus
  41. gue ikutan..khususnya untuk sekitar jakarta:

    -ganti mall2 jakarta jadi rumah susun gratis.

    -gusur rumah di bantaran2 kali yg mengurangi penyerapan dan sebagai gantinya beri tempat tinggal di rumah susun

    -batasin orang yg datang ke jakarta dan mulai kehidupan baru atau kegiatan ekonomi di pelosok2 indonesia.jadi orang2 kalo mau nyari uang ga dtg ke jakarta semuanya.

    -batesin pemakaian mobil aktif. mau beli banyak boleh, tapi yg boleh aktif cuma max.3 perumah.(hanya boleh mobil th.2000 keatas)

    -bikin jalan layang dimana2. jalan darat udah sempit

    -bikin motor way. dan kasih penjagaan khusus di setiap motor way. ada yg bandel2 keluar jalur atau masuk jalur padahal bukan motor langsung tahan sim.

    -pake sistem MT buat polisi yg ngeliat temenya ada yg bisa disogok. satu polisi yg ngeliat polisi lain disogok dan mau, harus ngelapor ke atasan. yg ngelapor dapet uang, yg dilaporin dpt SP (surat peringatan). max.SP 3. kalo uda dpt SP3 diturunin jabatannya.

    -legalkan praktek lokalisasi PSK. tapi dilimit, dipajak, juga dikasih tmpt khusus. tiap daerah 1 tempat. jadi PSK2 ga pada ngeceng2 di pinggir2 jalan. berantakan bgt ngeliatnya. lumayan juga buat pajak pengasilan daerah.

    -kasih limit untuk pembangunan pub, club, dan mall.

    -peraturan wajib ngaspal jalanan komplek rumah. tapi dibatas minimal berapa kilometer.

    -Kurangin gaji pemerintah 10% perkepala untuk nambah2in alokasi biaya buat hal2 yg sudah direncanakan diatas.

    BalasHapus
  42. kayanya gue salah ngasih komen mbak dee.hahaha..ga liat judul. yg kebayang cuma bikin kebijakan.ngehayal terus...maaf yah mbak..

    BalasHapus
  43. 3 R's --> Reduce, Re-use, Recycle!

    sekian.
    salam hijau.

    BalasHapus
  44. - membatasi penggusuran lahan, hutan untuk berbagai macam keperluan
    - kampanye hidup sehat kembali ke alam dengan
    -larangan pemakaian barang darri plastik dan sterefoam

    BalasHapus
  45. Hi Dewi Lestari,

    Sangat menarik apa yang kamu tulis di blog kamu yang intinya bagaimana Indonesia bisa go green... saya kira perjuangan masih sangat panjang... orang belum peduli dgn go green di saat perut mereka masih lapar, kesehatan terabaikan...dll...tapi mungkin Dewi pernah tahu apa yang disebut dengan INTERNET MARKETING... dengan ini Dewi kelak bisa mendapatkan idealisme seperti juga yang saya lakukan sekarang untuk menggapai idealisme saya melalui INTERNET MARKETING

    Salam Sejahtera,

    BEST WOMAN CARE

    BalasHapus
  46. -Kuota perbandingan lahan untuk bangunan dan taman=40:60
    40%bangunan
    sisanya harus tanaman tanaman tanaman!

    -Naikkan gaji penjaga hutan, beri fasilitas yg sangat memadai, biar banyak org yg mau jadi penjaga hutan

    -kendaraan yg asap knalpotnya hitam, harus dimusnahkan dari muka bumi

    -wajib : tempat sampah setiap 20-50 meter

    -salah satu syarat mutlak klo mau bangun gedung adalah NGGAK MENGGANGGU STABILITAS LINGKUNGAN HIDUP

    BalasHapus
  47. ini sifatnya refleksif..kebijakan yg lebih dulu harus dilakukan oleh masing2 pribadi..tiap2 pribadi harus mengerti betul hidup yg menyejahterakan sesama..
    mungkin lebih byk sosialisasi bagaimana etika hidup dan menghidupi alam..misal lewat materi pelajaran supaya lbh nempel di badan..

    BalasHapus
  48. Tambahan ah,ga tau nii udah diusulin ma yg laen apa blom..
    * Semua supermarket, mini market , tempat blanja deh pokoknya..distro,butik,FO..DILARANG untuk menyediakan kantong plastik dan atau kantong kertas..so,smua pembeli DIWAJIBKAN untuk membawa atau menyiapkan kantong blanja nya sndiri2..dan tidak boleh terbuat dari plastik/kertas...

    BalasHapus
  49. semua kendaraan wajib ikut uji emisi, dan itu harus dilaksanakan di seluruh pelosok negeri.

    bagi setiap kendaraan yang melanggar harus di tindak tegas.

    semua penduduk indonesia harus bervegetarian.kalau tidak mau harus keluar dari wilayah RI.

    Pemisahan kantong sampah menjadi 3 bagian berbeda, yang tidak melaksanakan akan dikenai sanksi hukum.

    BalasHapus
  50. Salam kenal. Kami pecinta mangrove dari Jepara dan Semarang. Silahkan berkunjung ke KeSEMaTONLINE http://www.kesemat.undip.ac.id. Semoga bisa memberikan inspirasi dan menginisiasi kita semua untuk lebih peduli terhadap mangrove, kita. Salam MANGROVER!

    BalasHapus
  51. Maaf kalau out of topic..

    Sedikit merenung dan bertanya-tanya...sepertinya memang banyak orang yang sebenarnya sudah tahu apa yang harus dilakukan dan bisa menyatakan dengan lancar tentang "yang seharusnya". Tapi mengapa masih banyak yang belum menjalankan apa yang diucapkan???

    For me, it all starts with "Consumption" karena semua hal kita konsumsi, baik masuk mulut ataupun kita gunakan langsung, punya efek bagi bumi ini..

    So, please reflect: have we reduce to the least of everything we consume on a daily basis?

    Then, let's CHANGE!!!

    BalasHapus
  52. Satu lagi !! aku setuju banget sm yg ditulis Mba Dee...semua restaurant WAJIB menyediakan menu vegetarian..hehehe..aku kan skrg dgn BANGGA menjadi vegetarian...yg tepat hari ini 8 Nov 2008 genap 1 bulan... ( aku langsung vegetarian murni lho..ga mkn telor dan minum susu sapi jg )

    BalasHapus
  53. Malam ini saya browsing dengan tujuan mencari info ttg. Pangkal Pinang dan Tj. Pandan, eh nemu page-nya neng Dewi, cantik kali yg punya cantik kali tulisannya (namanya juga penulis LOL)

    OK, andaikan, if, kebijakan tanam pohon (at least 1) untuk setiap kali kita melakukan perjalanan dengan pesawat terbang.

    Oya, aku mohon ijin link blog-nya ya sis Dewi? Boleh kan?

    Tuhan memberkati'

    BalasHapus
  54. yo..dampingi adik/anak u/ ikut ambil bagian dalam rencana ini..bgm???

    BalasHapus
  55. memperbanyak taman kota sesuai dengan UU Tata Ruang No.26/2007 kalo ruang terbuka di kota itu minimal 30%, tapi ruang terbukanya bukan berupa hardscape semacam paving, lapangan parkir, ato semacamnya lagi. tapi lebih ke open space yang soft scape kaya taman dll.
    gw setuju kita bangga jadi bangsa tempe!!!

    BalasHapus
  56. "Andai Saya Bisa Mengatur Kebijakan Lingkungan Di Indonesia, saya akan..."

    1.Save energy dengan switch off semua komputer, lampu dan AC saat lunch break, kecuali petugas piket

    2.Bangun transportasi MRT atau sky monorail. Gak macet, gak tambah polusi.

    3.Halte ada disetiap jarak 2-4 kilo. Jadi masyarakat juga diajak jalan kaki. Bukan kayak sekarang, suka-suka nyetop bis umum dimana-mana. Bikin macet (Berkeringat itu sehat lho!)

    4.Ganti bungkus nasi kertas dengan daun pisang.

    5.No more tiang listrik/tiang telepon dengan kabel yang bikin jelek tata kota. Kalo bisa system tanam saja.ini juga menghindari orang mencuri arus listrik.

    to be continued...

    cheers,
    JENY KHAENI

    BalasHapus
  57. - memberlakukan sanksi berat bagi yang membuang sampah sembarangan.

    - memberlakukan aturan ketat bagi produsen packaging produk2 supaya bahan plastiknya ramah lingkungan

    - memberlakukan aturan untuk asap kendaraan bermotor di kota2 besar

    - Start saving money supaya rumah saya self-sufficient, ramah energi dan lingkungan; dan mempromosikan ide2 ini supaya rumah orang lain juga ketularan ramah lingkungan!

    BalasHapus
  58. kalau saya bisa mengatur kebijakan, yang saya lakukan pembenahan moralitas dan mentalitas bangsa "tempe", mewujudkan persatuan Nasakom, sehingga tidak sebatas mulut pembuat UUD, tapi pelaksanaan riil. Hukuman mati untuk orang-orang korupsi yang membuat melarat indonesia juga teroris yang tidak pernah menghargai dan mencintai keberagaman yang indah dari Tuhan.Membuat UU perlindungan atas kepemilikan tanah masyarakat sehingga tidak ada penipuan kepemilikan tanah seperti yang dilakukan aparat negara seperti TNI dan berbagai pihak. Masih banyak tetek bengek lainnya. Hidup Rakyat!!!!

    BalasHapus
  59. saya sangat setuju dengan ide ini , kita memerlukan tipping point yang akan mengubah kehidupan Indonesia menjadi lebih baik dari hari ke hari , setia dalam perkara kecil , maka kita akan setia dalam perkara besar.

    BalasHapus
  60. Mbak Dee tahu ga bahwa semua yang mbak tulis secara terperinci itu semuanya hanya akan berakhir menjadi mimpi karena mbak Dee tidak bisa mengatur kebijakan lingkungan di Indonesia, karena mbak dee bukan pemerintah sehingga tidak punya otoritas, di sinilah dibutuhkannya kekuatan politik dan komunitas. Syukur kalau mbak Dee punya komunitas yang peduli terhadap semua itu, karena kalau tidak mbak Dee akan kapayahan sendirian. Semoga saja bukan hanya mimpi.

    BalasHapus
  61. Berubah dari rumah tidak cukup bila pemerintah tidak dirubah. Pemerintah harus dirubah. Dirubah dari bawah, bukan dari atas.
    Pemerintah yang tidak cuma ber-orasi, tapi berdialog. Emang ada calon pemerintah yg ngga takut berdialog??

    http://pnbk-dialog.blogspot.com/

    BalasHapus
  62. Setuju.................buah pepaya buah jengkol yang dongkol berarti tidak setuju.........

    BalasHapus
  63. mbak dee, boleh dicopy-paste ke Go Green Indonesia gak? http://gogreenindonesia.blogspot.com

    BalasHapus
  64. saya dukung mba.. hehe Seperti yang semua orang tau, ini masalahnya ada di pemerintah.. Untuk yang belum tau, dari point ke 6-10 tulisan di atas, sebenernya udah ada orang yang buat mesin pemisah otomatis sampah plastik dan organik. Bahkan udah pernah coba dipamerkan (dengan modal yang sebenernya cukup sulit untuk di bagi-bagi dengan kebutuhan hidup yang lain) tp tetap diusahakan untuk sewa tempat dan mengundang beberapa tamu dari pemerintahan. Singkatnya, pada saat mau presentasi, tamu-tamu kehormatan yang diharapkan bisa jadi jembatan ide masyarakat kecil yang berotak ini untuk di bawa ke gedung pemerintah, mereka malah minta acara tersebut membahas masalah lain. Ibarat nonton bioskop, udh masuk studio tiba2 minta filmnya diganti. Tanpa peduli jadwal dan penonton yang lain. Paraaahh!!!!!

    BalasHapus
  65. Nambah lagi Mb Dee.
    Mobil hybrid diturunin dong pajaknya,hehe

    BalasHapus
  66. Mobil RI 1 & 2 hibrida?? Hmm, boleh juga sebagai kampanye peduli lingkungan... tp apa sudah dipertimbangkan sisi keamanan? masalah Horse power? torsi? speed? akselerasi? jika sewaktu waktu harus emergency dan musti kebut dari ancaman teroris atau demonstran anarkis?(aspek keamanan)... tapi suatu saat jika ada mobil hybrid yang sudah bisa memenuhi aspek itu, maka boleh aja diaplikasi pada RI 1 & 2 (anggota kabinet lain juga klo perlu). Satu lagi, teknologi hybrid masih sangat mahal. Mungkin lebih patut jika mobil hybrid itu diterapkan pada Taxi Bandara, Busway, dan angkutan lain yang tingkat penggunaanya lebih tinggi baik secara kuantitas maupun frekwensi dibanding mobil RI 1 & 2 yang mungkin dalam sehari hanya jalan beberapa jam dan emisi yang "tak seberapa" dibanding Taxi Taxi itu... dan Bus Bus itu... dan Kereta api diesel yang asapnya hitam itu... dan pabrik Pabrik... dan lain lain.. :)

    BalasHapus
  67. if I,,,
    sebelumnya strongly agree sama comment nya mba' ^^

    karena saya yang memiliki hak untuk membuat kebijakan, maka saya akan membuat kebijakan:

    1. saya akan memberikan kewajiban kepada televisi negeri dan semua televisi swasta untuk membuat sinetron stripping yang pemeran utamanya menerapkan kepedulian lingkungan dalam kehidupan sehari2nya,,tentunya dikemas update dan tetap menarik/komersil bagi produser sinetron tersebut^^

    2. melarang kuis atau lomba dengan hadiah mobil/motor (ganti aja sama sepeda,,hehe)

    3.menaikkan gaji dinas kebersihan,,dan perbaikan rekruitmen petugas kebersihan minimal d3/s1,,jadi skalian bisa memberikan penyuluhan,,dan lebih pandai mengelola kebersihan lingkungan,,jadi suatu saat nanti,,anak2 indonesia bisa bercita2 menjadi petugas "pahlawan" kebersihan =D i hope so!!

    4. memasukkan kurikulum kepedulian lingkungan ke dalam pendidikan dari usia 0-12 th,,

    5. satu keluarga 1 rmh 1 pohon ~ 1 satu pohon 1 keluarga inti ~ 1 orang 1 pohon ^^ sukses!!

    BalasHapus
  68. Go vegetarian, and love any creature and environment!

    BalasHapus
  69. 1. kewajiban mengendarai sepeda dan angkutan umum bagi pelajar dan mahasiswa
    2. daur ulang air dari wastafel untuk air siraman kloset (hal ini sudah dilakukan di jepang)
    3. pajak tambahan bagi pemilik rumah = pohon, 1 rumah 1 pohon
    4. sekolah mewajibkan memakai kertas bolak balik
    5. harga tisu dua kali lipat harga sapu tangan
    6.jalan khusus untuk sepeda dan parkiran sepeda di setiap tempat

    BalasHapus
  70. Mengkampanyekan pengunaan sepeda sebagai transportasi alternatif. Karena sepeda itu bersih, murah, dan ringan. Andai separuh dari warga Jakarta dan sekitarnya berkomuter naik sepeda, bukan tidak mungkin nantinya ada jalur sepeda yang nyaman dan aman, parkiran sepeda, dan penyewaan sepeda di sudut2 kota.

    BalasHapus
  71. kalau boleh, saya pengen -maaf- menghapuskan berbagai kegiatan budaya yg melibatkan penyiksaan binatang, seperti kerapan sapi (madura), sabung ayam, dll.
    dan saya juga kurang setuju dengan jual beli sarang burung walet.
    saat ini baru itu aja yg ada di pikiran.
    intinya, plis, stop penyiksaan binatang. binatang boleh dibunuh untuk dimakan, tapi bukan dengan cara disiksa.

    eniwei, sori saya baru baca blog ini sekarang :) ketinggalan banget ya

    BalasHapus
  72. TIPS MEMILIH SEPTIC TANK RAMAH LINGKUNGAN
    Ada beberapa jenis septic tank dan cara kerjanya yang dapat menjadi pertimbangan Anda, adalah:
    1. Septic tank konvensional (Bahan Beton - Pakai sumur resapan - Butuh lahan besar)
    Septic tank model ini menampung dan mengendapkan limbah (Minimal 24 jam) dan membiarkannya terurai oleh bakteri secara alamiah, kemudian cairan hasil akhir dari tanki ini akan diendapkan ke tanah melalui sumur resapan khusus. Secara berkala septic tank ini akan penuh (Bau & Tersumbat), sehingga HARUS disedot.
    2. Septic tank biologis (Fiber Bioseptic tank - Tanpa sumur resapan - Ukuran kecil & Praktis - Mulai 1,2 juta)
    Pada septic tank biologis, limbah akan terurai sampai aman untuk dimanfaatkan kembali, sehingga TIDAK PERLU disedot lagi.
    Saat ini ada beberapa jenis septic tank biologis berbahan fiberglass, dengan sistem biotech, biofilter, biocell, bioseptic, biopori, dll, yang telah beredar di pasaran. Septic tank jenis

    ini terdiri dari 3 bagian dengan fungsi yang berbeda-beda. Air limbah yang masuk ke septic tank ini akan masuk di bagian pertama, kemudian disaring dan dialirkan ke bagian ke dua,

    pada bagian kedua limbah diurai oleh bakteri (Media Cell) dan dialirkan ke kotak ke tiga untuk diurai lebih lanjut. Sisa penguraian dari bagian ke tiga akan dialirkan ke luar melalui tabung disinfektan yang mensucihamakan limbah (BEBAS BAU & KUMAN), sehingga aman, tidak mencemari lingkungan dan bisa langsung dibuang kesaluran drainase umum.

    BioSeven Online [ HP: 0888 0370 8872 – Telp: JAKARTA (021) 502 88 232 - SURABAYA (031) 78 400 430 / 596 6125 - Fax: (031) 591 6046 - email@bioseven.co.cc – http://www.bioseven.co.cc / http://www.bio7.co.tv ] Green Environmentally Friendly Products

    BalasHapus